Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun menyampaikan jawaban atas Pemandangan Umum (PU) fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Gianyar dalam Rapat Paripurna DPRD di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kabupaten Gianyar. Rapat paripurna tersebut terkait pembahasan Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025, Kamis (9/7).
Agung Mayun mengawali menjawab dari fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan Ngakan Ketut Putra, berkenaan dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, bahwa Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam pengelolaan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-12 secara berturut-turut.
“Terima kasih atas apresiasi yang diberikan, hal ini akan terus dipertahankan dengan melaksanakan seluruh rekomendasi yang diberikan BPK yang dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan,” ujarnya.
Menjawab pertanyaan yang disampaikan fraksi Partai Golkar yang disampaikan I Gusti Ngurah Ariasa terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan, Pemerintah Daerah akan terus memperkuat kualitas perencanaan, pengendalian, dan pengawasan pembangunan agar setiap program dan kegiatan benar-benar memberikan hasil yang efektif, efisien, tepat mutu, serta berdampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Menjawab pertanyaan yang disampaikan fraksi Partai Gerindra yang disampaikan Ida Bagus Gede Suryawan terhadap pelaksanaan pembangunan dan tata kelola pemerintahan, Pemerintah Daerah memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan. Inspektorat sebagai APIP mengawal melalui pengawasan, reviu, evaluasi, dan pendampingan kepada perangkat daerah serta memastikan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan. Dengan demikian, opini WTP tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.
“Terkait masukan mengenai infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Gianyar memberikan perhatian serius terhadap percepatan perbaikan jalan kabupaten, irigasi subak, jalan usaha tani, serta infrastruktur penunjang pariwisata sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” terang Agung Mayun.
Terakhir, menjawab pertanyaan yang disampaikan fraksi Demokrat Bersatu yang disampaikan Anak Agung Oka Kalam, terkait efektivitas belanja daerah, Pemerintah Daerah berkomitmen agar belanja daerah semakin difokuskan pada program-program prioritas yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pelayanan publik yang lebih baik.
“Pemerintah Daerah juga tetap memberikan perhatian pada sektor-sektor prioritas seperti pemberdayaan UMKM, perlindungan sosial, pelestarian budaya dan lingkungan, serta penguatan reformasi birokrasi sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tegasnya.