Bupati Gianyar I Made Mahayastra melakukan rotasi terhadap Kepala Organisasi Perangkat Daerah dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pengukuhan Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas pada Satuan Polisi Pamong Praja Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta penyerahan Keputusan Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Jumat (29/8) di Taman Maheswara Kantor Bupati Gianyar.
Bupati Mahayastra memaparkan bahwa rotasi merupakan kebutuhan yang mendesak, mengingat banyaknya jabatan kosong yang ditinggal pensiun. Bahkan lebih dari 2 tahun Pemkab Gianyar tidak pernah melakukan rotasi atau promosi.
“Hampir 2 tahun lebih bahkan mungkin 3 tahun kita tidak pernah melakukan mutasi. Saya masih ingat, itu menjelang akhir saya berhenti pada periode pertama saya melakukan mutasi. Jadi pengisian itu suatu hal yang mendesak karena akan sangat berat bagi saudara-saudara kalau ada satu orang sampai memimpin dua lembaga, saya tugaskan untuk menjadi PLT di beberapa OPD,” jelasnya.
Sehingga dengan adanya rotasi pada Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, untuk OPD yang belum memiliki Kepala Dinas akan dilakukan lelang jabatan untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama tersebut.
Begitupula dengan penyerahan Surat Keputusan Penugasan Guru sebagai kepala sekolah untuk memudahkan para guru dan siswa secara administrasi maupun substansinya, bagaimana menjalankan proses belajar mengajar dengan baik untuk memberikan pendidikan yang lebih baik.
Bupati Mahayastra juga menegaskan agar para pimpinan OPD memiliki rencana kerja dan kalender kerja yang mengacu pada Visi Misi Bupati serta RPJMD Gianyar 2025 hingga 2030.
“Saya tekankan perlunya loyalitas, waktu, pikiran Saudara untuk menjalankan semua visi misi yang telah dirancang serta menjadikan RPJMD 2025 hingga 2030 menjadi pedoman dasar. Apa pekerjaan di depan kita, apa yang kita akan kerjakan sudah jelas. Maka perlu menyusun rencana kerja tinggal saudara menyusun kalender kerja, jangan sampai menjadi kebiasaan masa lalu, semuanya terlambat padahal bisa kita mulai jauh-jauh hari sebelum saya perintahkan,” tegas Bupati Mahayastra.
Adapun JPT yang dirotasi seperti Ni Luh Gede Eka Suary yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Disperindag Gianyar, ditempatkan pada jabatan baru sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menggantikan I Wayan Arthawan. Sedangkan I Wayan Arthawan ditugaskan menjadi Kepala Dinas Perhubungan dan I Made Arianta yang sebelumnya menjabat Kadis Perhubungan ditugaskan menjadi Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Gianyar.
Anak agung Gde Raka Suryadiputra yang sebelumnya menjabat Kadis Kominfo Gianyar ditugaskan dalam jabatan baru sebagai Kadis Perindag Gianyar. Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu yang sebelumnya menjabat sebagai Kadis Kebudayaan kini ditugaskan sebagai Kadis Sosial Gianyar menggantikan Anak Agung Putrawan yang ditugaskan menjadi Kadis Koperasi dan UMKM Gianyar yang ditinggalkan I Wayan Arsana dalam penugasan baru sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar. Sedangkan Kadis DLH sebelumnya Ni Made Mirnawati ditugaskan menjadi Staff Ahli Bupati bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Gianyar bersama I Dewa Gede Putra Amarta sebagai Staff Ahli Bupati Bidang Administrasi Umum meninggalkan jabatan sebelumnya sebagai Kepala Badan Kesatuan dan Politik Kabupaten Gianyar.
Selain itu adapula Ida Ayu Surya Adnyani yang sebelumnya menjabat Kadisnaker Gianyar ditugaskan menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Gianyar, sedangkan jabatan Kadisnaker diisi oleh I Gede Suardana Putra yang sebelumnya menjabat Kadispusar Gianyar. Serta I Gusti Agung Sri Widiawati Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dilantik dalam jabatan baru sebagai Kadis Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar.