Detail Berita

Pemkab. Gianyar Gelar Gerakan Pengendalian Kutu Putih

  • Kamis 24 Desember 2009
  • Dibaca: 261 Pengunjung
Pemkab. Gianyar Gelar Gerakan Pengendalian Kutu Putih

penyuntikan hamaSerangan hama kutu putih  (Paracoccus marginathus) terhadap tanaman kamboja, papaya, jempiring, dan jenis tanaman lainnya di wilayah Ubud, Gianyar dan sekitarnya mendatang kehawatiran bagi warga setempat. Akibat serangan berathama ini menyebabkan daun tanaman menjadi kering, tanaman meranggas daun muda keriting dan tunas baru pertumbuhannya menjadi terhambat, hingga menyebabkan matinya tanaman.

Menyikapi hal ini, Pemkab. Gianyar melalui Dinas Pertanian, Perhutanan dan Perkebunan bekerjasama dengan Aspartan Ginayar dan Kodya Denpasar mengadakan gerakan pengendalian kutu putih dengan injeksi insektisida sistemik. Gerakan pengendalian yang dipimpin langsung Bupati Gianyar, Wakil Bupati dan Sekda Gianyar ditandai dengan injeksi secara simbolis oleh Bupati Wabup dan Sekda diseputaran wilayah Ubud dan Peliatan, beberapa hari lalu.

Menurut Kepala Dinas Pertanian, Perhutanan dan Perkebunan Kabupaten Ginayar, Ir. I Gusti Ngurah Pudja Wartika, hama kutu putih  (Paracoccus marginathus) dapat dikendali dengan tiga cara, yakni eradikasi atau merontokan daun kemudian dicuci dengan detergen untuk tanaman kecil. Cara kedua adalah dengan kimiawi, yaitu disemprotkan insektisida sistemik, pohon besar injeksi Canon Ec serta dipupuki menggunakan pestisida carbopura. Cara ketiga adalah dengan memakai parasit atau predator anangirus loecy dan anangirus papaya.

Pudja Wartika menerangkan dengan gerakan pengendalian ini secara serentak diharapkan dapat mengatasi serangan hama. Selain itu gerakan ini juga dapat menggugah swadaya masyarakat untuk menjaga dan merawat pohon kemboja yang selama ini selain memiliki manfaat ekonomi juga mengandung nilai religius.

Selain gerakan pemberatasan hama ini, Dinas Pertanian bekerjasama dengan Aspartan Gianyar dan Kodya Denpasar juga menggelar Pasar Tani di Wantilan Desa Pakraman ubud mulai dari tanggal 22-25 Desember 2009.(iba)

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita