19 January 2026
Pencacahan Sensus DTSEN di Kabupaten Gianyar Dimulai, Masyarakat Diharapkan Berikan Data Riil
Pemerintah Kabupaten Gianyar resmi memulai pelaksanaan pencacahan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada tahun 2026, Senin (19/1). Masyarakat diharapkan berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang riil, jujur, dan sesuai kondisi sebenarnya guna mewujudkan basis data sosial ekonomi yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan dan penyaluran program pemerintah yang tepat sasaran.
Pada hari pertama pelaksanaan, para petugas pencacah DTSEN mulai mendatangi rumah tangga sasaran untuk melakukan pendataan sosial ekonomi masyarakat. Pencacahan dilakukan secara langsung melalui wawancara dengan responden, dengan tetap mengedepankan prinsip akurasi, objektivitas, dan kerahasiaan data.
Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Gianyar I Wayan Manik Suhartanta saat memberikan pembekalan kepada petugas pencacah menyampaikan bahwa DTSEN merupakan program strategis nasional yang bertujuan untuk mewujudkan satu data sosial ekonomi yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Data yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pemerintah, khususnya dalam penyaluran program bantuan sosial dan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
“Melalui DTSEN, pemerintah berharap dapat memperoleh data yang valid dan komprehensif mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh warga Kabupaten Gianyar untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar kepada petugas,” ujarnya.
Dilanjutkannya para petugas pencacah dan pengawas DTSEN sebelumnya telah mengikuti pembekalan dan pelatihan teknis guna memastikan pelaksanaan pencacahan berjalan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan. Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk mengantisipasi kendala di lapangan.
Manik Suhartanta juga meminta masyarakat agar tidak ragu menerima kedatangan petugas DTSEN yang dilengkapi dengan identitas resmi. Dukungan dan kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan demi suksesnya pelaksanaan sensus ini, sehingga hasil DTSEN dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gianyar.
Pencacahan DTSEN di Kabupaten Gianyar pada hari pertama dimulai dengan memperkenalkan diri dan meminta ijin kepada kepala desa untuk melakukan pendataan di wilayahnya. Pencacahan dijadwalkan berlangsung hingga 20 Februari 2026 dengan pengawasan oleh petugas pengawas lapangan guna memastikan kualitas dan keakuratan data yang dikumpulkan.
Pada hari pertama pelaksanaan, para petugas pencacah DTSEN mulai mendatangi rumah tangga sasaran untuk melakukan pendataan sosial ekonomi masyarakat. Pencacahan dilakukan secara langsung melalui wawancara dengan responden, dengan tetap mengedepankan prinsip akurasi, objektivitas, dan kerahasiaan data.
Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Gianyar I Wayan Manik Suhartanta saat memberikan pembekalan kepada petugas pencacah menyampaikan bahwa DTSEN merupakan program strategis nasional yang bertujuan untuk mewujudkan satu data sosial ekonomi yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Data yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pemerintah, khususnya dalam penyaluran program bantuan sosial dan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
“Melalui DTSEN, pemerintah berharap dapat memperoleh data yang valid dan komprehensif mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh warga Kabupaten Gianyar untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar kepada petugas,” ujarnya.
Dilanjutkannya para petugas pencacah dan pengawas DTSEN sebelumnya telah mengikuti pembekalan dan pelatihan teknis guna memastikan pelaksanaan pencacahan berjalan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan. Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk mengantisipasi kendala di lapangan.
Manik Suhartanta juga meminta masyarakat agar tidak ragu menerima kedatangan petugas DTSEN yang dilengkapi dengan identitas resmi. Dukungan dan kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan demi suksesnya pelaksanaan sensus ini, sehingga hasil DTSEN dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gianyar.
Pencacahan DTSEN di Kabupaten Gianyar pada hari pertama dimulai dengan memperkenalkan diri dan meminta ijin kepada kepala desa untuk melakukan pendataan di wilayahnya. Pencacahan dijadwalkan berlangsung hingga 20 Februari 2026 dengan pengawasan oleh petugas pengawas lapangan guna memastikan kualitas dan keakuratan data yang dikumpulkan.