Baca Berita

Kelompok Toga Usada Sari Desa Lodtunduh Dinilai Lomba Asuhan Mandiri Toga Tingkat Provinsi

Oleh : | 09 Agustus 2017 | Dibaca : 36 Pengunjung

Sumber Foto : (HumasGianyar/Eni)

Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan alamnya. Salah satu kekayaan alam yang dimiliki Indonesia adalah berbagai macam keanekaragaman hayati seperti tumbuhan-tumbuhan yang berkhasiat obat yang saat ini sudah dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk kesehatan keluarga oleh masyarakat Indonesia secara turun temurun. Pemanfaatan tanaman obat berkhasiat tersebut dapat dilaksanakan dengan adanya Asuhan Mandiri dari Pemerintah. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Tim Penilai Lomba Asuhan  Mandiri Toga Tingkat Provinsi Bali, Dr. Ni Made Laksmi, saat penilaian Kelompok Toga Usada Sari di Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar, (8/8).

Saat ini, pemerintah sudah memiliki Asuhan Mandiri yang disebut dengan Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresure. Agar pemanfaatan Toga dapat dilaksanakan dengan baik dan benar, Pemerintah perlu melakukan pembinaan secara berkesinambungan. Pembinaan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara termasuk melalui kompetisi atau lomba.

 Untuk lebih mengedukasi masyarakat Menurut dr. Ni Made Laksmi, pemerintah melakukan pembinaan dengan mengadakan Penilaian Pemanfaatan Toga. Penilaian pemanfaatan Toga ini bertujuan memberikan edukasi dan memotivasi masyarakat untuk memiliki dan memanfaatkan Toga Asuhan Mandiri secara benar. Penilaian ini akan diadakan setiap tahun yang pelaksanaannya secara berkelanjutan dimulai dari tingkat Desa/ Kelurahan sampai dengan tingkat Pusat/ Nasional. Dan Dinas Kesehatan merupakan Satuan Kerja Pemerintah Daerah yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan penilaian di tingkat Kabupaten.

“Obat tradisional juga sangat bermanfaat, yang penting sesuai penting dengan aturan dan etika di masyarakat,” kata dr.Ni Made Laksmi.

Sementara itu Bupati Gianyar dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gianyar, I Ketut Suweta, SE.M.Si  menegaskan, Pemkab. Gianyar sangat mengepresiasi lomba ini, karena lewat lomba ini semangat masyarakat untuk menghargai tanaman dan warisan leluhur tentang obat tradisional bisa lestari.

Menurut Ketut Suweta, ada beberapa  hal yang dapat dilihat dalam lomba ini dimana pola Asuhan Mandiri Toga dan Akupresure merupakan usaha keluarga untuk hidup sehat melalui upaya promotif dan preventif dan lewat gerakan masyarakat hidup sehat dan program keluarga sehat diharapkan dapat menurunkan beban biaya pengobatan yang cukup tinggi.

Sementara itu Kepala Desa Lodtunduh I Wayan Gunawan mengatakan Kelompok Toga Usada Sari Desa Lodtunduh sudah dibentuk cukup lama, dan kelompok ini sudah memanfaatkan Toga untuk asuhan mandiri.

Hadir pada penilaian tersebut, Ketua TP.PKK kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar dr. I.A Cahyani Widyawati, dan tokoh pemerhati lingkungan hidup. (HumasGianyar/Eni)


Oleh : | 09 Agustus 2017 | Dibaca : 36 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :