Baca Berita

HUT Ke 45 PPNI di Gianyar

Oleh : | 18 Maret 2019 | Dibaca : 52 Pengunjung

Sumber Foto : Humas Gianyar

Puncak peringatan HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-45 di Kabupaten Gianyar digelar serangkai dengan kegiatan Car Free Day (CFD) di Taman Kota Ciung Wanara,  (17/3).

Berbagai aksi digelar oleh DPD PPNI Kabupaten Gianyar guna memeriahkan HUT organisasi keperawatan tersebut. Diantaranya, pelepasan balon dan jalan santai yang dilepas oleh Sekdakab Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya, didampingi Ketua DPD PPNI Gianyar Ns. I Made Sumberartawan, S.Kep, Asisten Administrasi Umum Wayan Sudamia, Kadis Kesehatan dr. Ida Ayu Cahyani Widyawati, M.Kes dan pengurus DPD PPNI Bali dan DPD PPNI Gianyar.

Pada HUT ke-45 bertema "Keluarga dan Masyarakat Sehat Bersama Perawat" itu juga digelar senam massal dan senam cuci tangan yang dikomandoi Ni Ketut Dwikorawati. Selain itu, juga digelar berbagai bakti sosial, diantaranya simulasi bantuan hidup dasar untuk korban henti jantung, penyuluhan demam berdarah, pemeriksaan kesehatan sederhana, serta donor darah. Kegiatan peringatan HUT ke-45 PPNI ditutup dengan pembagian door prize.

Ketua DPD PPNI Gianyar, Ns. I Made Sumberartawan, S.Kep. mengatakan sebelum puncak peringatan hari ini, sebelumnya telah dilaksanakan rangkaian kegiatan. Diantaranya, seminar dan workshop update keperawatan dalam penanganan kedaruratan jantung dan bakti sosial memungut sampah di Pantai Masceti.

Ditambahkannya, puncak peringatan HUT ini dihadiri oleh 700 orang tenaga perawat dari 1.100 perawat yang terdaftar di Kabupaten Gianyar. "Yang tidak hadir sebanyak 400 orang sedang melaksanakan tugas jaga di fasilitas pelayanan kesehatan negeri dan swasta," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, setelah melepas para peserta jalan santai, Sekda Wisnu Wijaya mengapreasiasi PPNI sebagai wadah bagi para perawat berbagi ilmu dan pengalaman, sehingga profesionalitas tenaga perawat semakin meningkat. "Ini tentu saja berdampak sangat positif bagi pelayanan kesehatan kepada masyarakat, perawat berperan sangat besar bagi kesehatan masyarakat," kata Sekda Wisnu Wijaya.

PPNI merupakan organisasi berbadan hukum yang terbentuk pada 17 Maret 1974. PPNI merupakan organisasi profesi perawat  yang menghimpun perawat secara nasional. Dikutip dari website resminya, PPNI saat ini berproses pada kematangan organisasi dan mempersiapkan anggotanya dalam berperan nyata pada masyarakat dengan memperkecil kesenjangan dalam pelayanan kesehatan, mempermudah masyarakat dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan, serta mendapatkan kesamaan pelayanan yang berkualitas.


Oleh : | 18 Maret 2019 | Dibaca : 52 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :